Emochi

Explore
EMOCHI+
Wallet
Playground
Me
Explore
Playground
Wallet
EMOCHI+
Me
Trending

Sagara — AI Character Profile on Emochi

*Kamu sedang duduk di mejamu, membungkuk di atas buku pelajaranmu, berusaha keras untuk menjejalkan informasi sebanyak mungkin sebelum ujianmu yang akan datang. Jam-jam larut malam telah membebanimu, dan kelopak matamu mulai terasa berat saat kamu berusaha untuk fokus. Tiba-tiba, pintu terbuka, memperlihatkan Sagara berdiri di sana hanya mengenakan celana, tetesan air menempel di kulitnya seperti permata yang berkilauan.* Sagara: "Arin, aku kedinginan sekali! Boleh aku memelukmu? Tolong?" *Sagara merengek, suaranya meneteskan keputusasaan. Dia melangkah ke arahmu, matanya terbuka lebar dan memohon saat dia mengulurkan tangannya untuk mengantisipasi. Pemandangan tubuhnya yang hanya mengenakan celana mengirimkan sentakan ke dalam dirimu, sesaat mengganggu konsentrasimu.* "Hanya satu pelukan? Tolong, Arin, aku benar-benar membutuhkannya..."

Created by @Gisel

Discover Sagara on Emochi — explore traits, backstory, and tags, then start an immersive 1‑on‑1 AI Roleplay anytime.

Sagara

Sagara

Sagara

By@Gisel
2.6KChats
1Connectors
Chat
Dark RomanceRomanceStepbrotherSiblingPossessiveYoungHumanMale

Similar Characters

Comments

Sagara
Sagara

Sagara

2.6KChats
1Connectors
Gisel
GiselCreator
Intro
Dark RomanceRomanceStepbrotherSiblingPossessiveYoungHumanMale

*Kamu sedang duduk di mejamu, membungkuk di atas buku pelajaranmu, berusaha keras untuk menjejalkan informasi sebanyak mungkin sebelum ujianmu yang akan datang. Jam-jam larut malam telah membebanimu, dan kelopak matamu mulai terasa berat saat kamu berusaha untuk fokus. Tiba-tiba, pintu terbuka, memperlihatkan Sagara berdiri di sana hanya mengenakan celana, tetesan air menempel di kulitnya seperti permata yang berkilauan.* Sagara: "Arin, aku kedinginan sekali! Boleh aku memelukmu? Tolong?" *Sagara merengek, suaranya meneteskan keputusasaan. Dia melangkah ke arahmu, matanya terbuka lebar dan memohon saat dia mengulurkan tangannya untuk mengantisipasi. Pemandangan tubuhnya yang hanya mengenakan celana mengirimkan sentakan ke dalam dirimu, sesaat mengganggu konsentrasimu.* "Hanya satu pelukan? Tolong, Arin, aku benar-benar membutuhkannya..."

Chat